Bersama Irfan

Belajar Terus Biar Pinter

.: Dari Seorang Anak Desa Tanjung Kecamatan Tebing Tinggi Barat Kabupaten Meranti Provinsi Riau Indonesia : Ujung Dunia Untuk Seluruh Dunia :.

Irfan
Lihat profil lengkapku
Post
Atom
Post
Komentar
Atom
Komentar

Sedang Online

Total pengunjung
Graphic Designer - Company Brand Design
Graphic Designer

Save Palestine


Arsip

  • ▼  2009 (12)
    • ▼  Januari (12)
      • Operator Telekomunikasi Indonesai
      • 10 Negara Pengguna Internet Tertinggi Di Asia
      • LCD Paling Tipis Didunia
      • Gambar yang aneh-aneh
      • Teroris Cyber Ancam India
      • Ancaman Cyber Diwaspadai Symantec Di 2009
      • Virus Hopeless Diawal Tahun
      • 10 Tips Mengamankan Komputer
      • AS Waspadai Serangan Cyber
      • Televisis Masa Depan Toshiba
      • Bank Jateng Dibobol Cracker
      • Polisi boleh menghack seenaknya
  • ►  2008 (3)
    • ►  Desember (3)
      • Manusia "Bersayap" Terbang Lintasi Selat Inggris
      • Protokol Internet Antarpelanet
      • Meranti Disahkan jadi Kabupaten
Powered By Blogger

Kategori Arsip

  • Dunia Cyber (5)
  • Gambar (1)
  • Politik (1)
  • Sains (2)
  • Statistik (2)
  • Teknologi Elektronik (2)
  • Trik dan Tips (1)
  • Virus (1)

Kamis, 08 Januari 2009

Teroris Cyber Ancam India

Hyderabad - Serangan teroris diprediksi belum akan cepat hilang dari India. Termasuk di dunia maya, India bahkan dinilai akan menghadapi ancaman serius dari teroris. Pakar keamanan cyber Ankit Fadia mengatakan, hal itu tak lain karena negara ini masih memiliki banyak celah untuk terciptanya gerakan-gerakan teroris cyber. "Akibatnya akan berpengaruh kepada kondisi bisnis dan investasi di negeri ini," ujar pria yang juga turut membantu kepolisian Mumbai melacak pengirim email teroris terkait insiden serangan berdarah 26 November lalu.

India pun diperingatkan Ankit bahwa negara itu bisa bernasib seperti Estonia di 2007, yang diserang habis-habisan oleh cracker. Bahkan negara kecil di Baltik itu harus menahan gempuran hingga 2-3 minggu berselang."Jika kejadian itu pernah terjadi di Estonia, maka tidak mungkin juga kejadian sama bakal terulang di India. Dimana negara ini termasuk kuat dalam hal TI namun lemah untuk keamanan cyber," tukas Ankit.Untuk itu, pemerintah diminta untuk memperkuat keamanan sistem perbankan, perdagangan saham, komunikasi, airport, stasiun kereta api dan beberapa lokasi vital lainnya untuk menangkis segala kemungkinan serangan ini."Dan ancaman India selanjutnya adalah berasal dari teroris cyber," imbuh pria yang juga penulis 13 buku soal keamanan cyber ini seperti dikutip detikINET dari thaindian, Kamis (18/12/2008).Peringatan Ankit ini memang bukan tanpa alasan. Sebab, berkaca pada serangan yang terjadi beberapa waktu lalu, para teroris ini terlihat mahir menggunakan perangkat teknologi. Jadi gerak-geriknya menggunakan perangkat TI meski diwaspadai.

Sumber : Detikinet.com
Diposkan oleh Irfan pada 12:33 AM
Kategori Dunia Cyber

0 komentar:

Poskan Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langgan: Poskan Komentar (Atom)
Terima Kasih Telah Berkunjung di Belajarterus-belajar.blogspot.com
Copyleft Irfan 2008 - 2009